Remaja Pelupa
Judul gue diatas keren weh :"D apaan yang keren? gak ada sih -__-
Siapa disini yang sering banget Lupa? lupa lupaa lupa ingat #apaansih
tahun 2013 kok gue Pelupa yah? banyak banget hal konyol yang gue lakuin karena "LUPA" pernah nih pagi pagi gue lagi pengen ke Warung pake baju seragam karena emang waktu itu Sekolah nah apa yang gue
lakuin? gue terus aja ke Sekolah dan pas sampe Parkiran gue bingung loh Tas gue mana? ketinggalan ?gue balik lagi ke Rumah dan ngambil tas,dijalan gue Inget inget bukannya gue mau ke Warung ya tadi? -____-
bukan cuman itu aja sabtu kemarin ada tugas TIK buat grafik di excel yang harus dikumpul dan temen gue minta di buatin juga,nah saat nyampe di kelas temen gue itu nanya "Sha,tugas TIK udah selesai?" dan dengan asal jawab mulut gue ngeluarin kata "Oh iya,ketinggalan di rumah! temenin gue kerumah dong" gue sama temen gue ini buru-buru ke rumah gue untung gak jauh banget dan pas nyampe rumah,gue panik sendiri nyari itu Tugas di meja belajar,buku gue yang awalnya tertata cantik(?) *,* gak berbentuk lagi ,gue nanya ke Orang-orang rumah jawabannya semuanya sama "ngak tau" dan gue inget ingat lagi "Bentar,bukannya itu tugas sudah gue masukin ke Tas yah?" Pabbo! gue lupa juga ngechek tas dan dengan muka menahan malu gue ngomong ke temen "eh gue lupa Tugasnya udah ada ditas kayaknya hehehhue :")"
dan ternyata emang ada di Tas --_-- #jedotinkepala
sering juga Nih gue buka Mbah google terus gue lupa mau nyari apa -,,-
yakali Usia gue yang ehem muda banget gini udah Pikunan(?) gue pernah baca beberapa sebab yang bikin kita Jadi pelupa diusia Muda *kita?lo aja kaleee -_-
Secara teori, menurut dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Mitra Kemayoran
Penyakit lupa di usia muda salah satunya disebabkan gaya hidup yang tidak sehat. Niatnya menjaga dan merawat otak, gaya hidup kita seringkali malah merusaknya. Berikut adalah gaya hidup yang sering kita lakukan dan dapat merusak atau menurunkan fungsi otak.
Makan sembarangan. Kesibukan dan tuntutan pekerjaan terkadang membuat orang sering tidak memerhatikan apa yang masuk ke dalam tubuhnya melalui makanan. Menurut dr Hermawan, semua itu membentuk gaya hidup "asal kenyang" dan "asal enak" sehingga banyak yang tidak memedulikan asupan gizi yang dibutuhkan tubuh. Kecenderungannya, mereka memilih makanan instan yang banyak menggunakan zat kimia berbahaya, makanan cepat saji, atau makanan-makanan dengan kandungan lemak, gula, dan garam yang tinggi.
Rokok dan racun. Tidak hanya menyebabkan penyakit-penyakit kronis untuk tubuh, seperti kanker atau stroke, rokok dan racun-racun lain seperti narkoba dapat merusak sel-sel dan menghambat regenerasi sel, termasuk sel-sel otak manusia. Hal itu akan memicu penuaan dini. Salah satu ciri penuaan dini yang terjadi adalah menurunnya daya ingat.
Kurang tidur. Pekerjaan atau tawaran hiburan terkadang membuat kita lupa waktu dan lupa istirahat, termasuk lupa tidur. Menurut dr Hermawan, setidaknya sepertiga waktu manusia digunakan untuk beristirahat. Artinya, kita seharusnya memiliki waktu tidur sekitar delapan jam dalam sehari. Saat tidur itulah tubuh beristirahat dan melakukan normalisasi, termasuk otak. Akan tetapi, tak hanya jatah tidur yang diperhatikan, kualitas tidur pun harus sangat dijaga. Tidur yang berkualitas adalah tidur yang tanpa dengkuran. Dengkuran dapat memicu penyakit lain, seperti jantung atau stroke, lho. Selain itu, mendengkur, menurut dr Hermawan, dapat menyebabkan pikun.
Stres. Stres akan memicu ketegangan di otak dan membuat energi otak habis. Itu sebabnya pada orang stres sering kali muncul istilah pikiran buntu atau mampet. Seseorang yang mengalami stres biasanya tidak dapat berpikir jernih atau normal karena otaknya kewalahan dan kehabisan energi, termasuk saat harus mengingat atau mencari informasi di otak. Stres yang berlebihan juga dapat memacu pelepasan hormon kortisol yang akan mengganggu ingatan.
Malas. Banyak orang yang bekerja hingga kelelahan sehingga malas berinteraksi dengan orang lain dan malas berolahraga. Padahal, interaksi dengan orang lain membuat otak kita terasah. Sering kali dalam mengobrol, ingatan lama dipanggil kembali sehingga memori otak terlatih. Selain menjaga kebugaran tubuh, olahraga tentu saja juga dapat menjaga kebugaran otak karena saat berolahraga, biasanya kita akan rileks dan otak menjadi tidak tegang. Berolahraga juga memungkinkan kita menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.(Source klik here)
Jadi yang pelupa kayak gue mari ubah gaya hidup kita misalnya gak begadang,Kurangin penyakit malas./malah ceramah gini/
udah gue mau tidur dulu biar gak Pelupa wks

Komentar
Posting Komentar